Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Blogger Jateng

Kisah Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani Marah Kepada Malaikat Munkar Nakir

Di riwayatkan Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani mempunyai murid yang bodoh dan buta agama, namun ia menaruh cinta, rindu,Kepada gurunya yaitu Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani . 


pada waktu ia mati , Ditanya di alam kubur Oleh malaikat Munkar dan Nakir, " apa agama mu,Siapa tuhanmu, dan siapa nabimu? " ,Si mayat menjawab :"saya tidak tahu ,YANG saya ketahui hanya guruku yaitu Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani, beliau lah yang sangat saya cintai". 

Mayat itu selalu memanggil Manggil Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani, sehingga malaikat Munkar dan Nakir merasa bingung Menghadapi kejadian ini,Lalu hal ini di ajukan kepada Allah SWT, " ya Allah SWT, engkau maha mengetahui, tentang jawaban mayat hambaMu ini, untuk hal itu saya serahkan kepada Mu", kemudian Allah SWT Menjawab: " berikan siksaan kepada dia sebagaimana mestinya,"

Pada waktu Malaikat Munkar dan Nakir akan melakukan siksaan Sebagaimana perintah Allah SWT, tiba tiba Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani muncul sambil berkata :

,"wahai..! Malaikat Munkar Nakir, mayat muridku jangan di siksa, karena dia waktu hidupnya termasuk orang yang bodoh,Dan tidak tahu tentang agama, yang dia ketahui hanyalah aku ini,".

Lalu Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani melanjutkan pembicaraan nya,: "akulah yang akan memberi Jawaban Terhadap segala pertanyaan yang akan kalian tanyakan, nah..! Sekarang mau menanyakan masalah apa....?.

Nah... untuk kedua kalinya Kejadian ini, Malaikat Munkar Nakir bertambah bingung dan dengan segera di laporkan Kepada Allah SWT,. Allah SWT menjawab seperti tadi :" siksa  sebagaimana mestinya".

Setelah malaikat Munkar Nakir menerima perintah dari Allah SWT,lalu di ambilnya Godam, ketika Mayat akan di siksa, tiba tiba Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani datang menghadang dan menggagalkan serta merebut Godam dari tangan malaikat Munkar Nakir,Lalu di lemparkan, Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani berkata: " Semuanya minggir...! Demi panas nya kecintaan ku yang membara dalam batinku Kepada Allah SWT. Siapapun juga tidak ada yang menandingi ku, ingat kalau mayat muridku di siksa , surga dan neraka semuanya akan ku bakar (artinya dalam surga tidak ada senang, dan neraka tidak ada susah).

Ketika itu Allah SWT  datang Berkata " sekarang Ku ampuni dosa orang itu."

Itu lah sepenggal kisah Cintanya Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani kepada Muridnya.

Semoga kita semua di anggap murid beliau Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani.